HMJ Manajemen
Universitas Muhammadiyah Malang
HMJ Manajemen
Universitas Muhammadiyah Malang

Penampakan Piramida Mesir Ditemukan Dalam Komet

Author : Administrator | Kamis, 16 Oktober 2014 10:04 WIB
Sumber: Viva News

Komet 67P/CG memang telah diburu Antariksa Eropa sejak lama.

Penampakan mirip Piramida
Penampakan mirip Piramida
 
VIVAnews - Satelit Rosetta milik Badan Antariksa Eropa (ESA) menemukan bentuk yang diduga menyerupai piramida di komet 67P/Churymov-Gerasimenko atau 67P/CG. Penemuan itu sendiri berdasarkan hasi foto yang diambil dari atas permukaan.

Diketahui, ESA sendiri sangat berhasrat melakukan penelitian terhadap komet tersebut. Komet 67P/CG telah diburu sejak 10 tahun lalu sebagai penelitian untuk mengetahui rahasia tata surya terbentuk.

Para ilmuwan yang melihat foto tersebut, seperti dilansir Daily Mail, 16 Oktober 2014, mengingatkan piramida terbesar di dunia yakni Giza yang ada di Mesir. Sehingga, ESA menamai struktur aneh itu dengan Cheops. Cheops atau Khufu merupakan Firaun kedua dari dinasti keempat Mesir yang membangun Piramida Giza sekitar 2550 Sebelum Masehi.

Ilmuwan memprediksikan Cheops mempunyai tinggi sekitar 82 kaki atau setara dengan 25 meter yang berdiri tegak di sekitar kelompok batu-batu di sekelilingnya.

Penyelidik utama, Holger Sierkes dari Max Planck Institute for SOlar System Research (MPS) di Jerman mengatakan, Cheops sangat terjal dan tidak teratur serta terdapat benjolan di permukaanya. Kemudian, menurutnya, batu tersebut berada dalam kondisi seperti terkubur oleh tanah.

"Ini hampir tampak seolah-olah debu menutupi permukaan komet yang menempel pada batu. Tapi, tentu saja ini masih terlalu dini untuk memastikan dugaan tersebut," ujar dia.

Ilmuwan melihat struktur batu-batu yang terdapat pada komet 67P/CG hampir keseluruhannya menjadi misteri bagi mereka, seperti salah satunya Cheops.

Satelit Rosetta sudah menangkap objek tersebut sejak awal bulan Agustus kemarin. Diharapkan strukur batu yang mirip piramida itu menjadi bagian misi ESA untuk dapat membantu ilmuwan dalam mengungkap tempat-tempat mencolok dan misterius di komet 67P/CG.

"Sebagai contoh, jika batu-batu tersebut kena aktivitas komet yang terkena gravitasi komet, kita harus bisa melacaknya, tidak hanya sebatas gambar," ungkap Skerkes.

Komet itu sendiri berada dalam jarak sekitar 297 mil (478 kilometer) dari bumi. Untuk ukuran skala kometnya sendiri, ilmuwan menyamakan dengan tiga kali gunung di Britania yaitu Ben Avis, yang tingginya sekitar 1.344 meter.

Pada November tahun ini, ESA akan mengirimkan sebuah robot mirip laba-laba untuk mendarat di komet 67P/GC dan menyelidikinya. (ren)



http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/548441-penampakan-piramida-mesir-ditemukan-dalam-komet
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image