HMJ Manajemen
Universitas Muhammadiyah Malang
HMJ Manajemen
Universitas Muhammadiyah Malang

Alasan Singa di Penangkaran Lebih Pendek Umur

Author : Administrator | Senin, 28 April 2014 10:52 WIB
Sumber: National Geographic

Singa yang dibesarkan di penangkaran mengalami kelainan tulang, khususnya penebalan di pangkal otak

singa,serengeti,afrika
Anak singa kawanan Simba East: belum cukup umur untuk berburu tetapi sudah ingin makan daging. Betina dewasa dan terkadang jantannyalah, yang melakukan perburuan. Zebra dan gnu merupakan mangsa favorit pada musim hujan. Lebih lengkap mengenai singa serengeti bisa Anda simak di NGI September 2013. (Michael Nichols)
Sejumlah kebun binatang melaporkan tingginya angka kematian singa muda. Banyak di antaranya berkaitan dengan kelainan tulang, khususnya penebalan di pangkal otak.

Tidak diketahui apakah kelainan ini khusus terjadi pada singa di kebun binatang atau umum pula terjadi pada singa di alam bebas. Untuk itu, Joseph Saragusty, peneliti dari Leibniz Institute for Zoo and Wildlife Research, Berlin, Jerman dan rekan-rekannya membandingkan 575 tengkorak singa, 512 di antaranya singa liar dan 63 singa yang dibesarkan di penangkaran.

Ternyata, kelainan tengkorak hanya berlaku pada singa yang dibesarkan di penangkaran. Lalu, apa yang menyebabkan timbulnya kelainan tersebut?

Sejumlah pakar menyebutkan bahwa itu ada kaitannya dengan kekurangan vitamin A, meski banyak kebun binatang yang sudah memberikan suplemen tersebut pada makanan singa.

Kemungkinan lain adalah bagaimana anak-anak singa dibesarkan. Di alam bebas, mereka memakan seluruh bangkai mangsanya, termasuk otot, organ, dan lain-lain. Kebiasaan menggigit dan mengunyah tulang keras hewan santapan membuat otot yang berada di kepala singa menjadi lebih baik, dan singa yang tinggal di penangkaran tidak melakukan hal ini.

Beberapa kebun binatang memang memberikan kaki keledai atau sapi secara utuh untuk singa. Namun praktek ini tidak umum.

"Studi ini merupakan titik awal untuk memahami ini, namun masih banyak penelitian yang perlu dilakukan," kata Luke Hunter, President of Panthera, lembaga konservasi kucing liar asal New York, Amerika Serikat.


http://nationalgeographic.co.id/berita/2014/04/alasan-singa-di-penangkaran-lebih-pendek-umur

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image